Category Archives: Suka-Sukaku

Rest In Piece Joni

Saat ini usia dara sudah 3 bulan. Kemarin saya dan suami seperti biasa merayakannya dengan kegiatan nyuci jibret dan becanda sama anaknya. Tanpa sadar saya ingat lagi dengan Joni, almarhum kucing kesayangan keluarga kami. Kucing yang usianya hampir 3 tahun itu sudah 3 bulan ini berpulang. Tampaknya keluarga kami juga belum bisa lupa.

Keluarga saya, terutama ibu saya dulunya paling tidak suka kalo anaknya memelihara kucing. Saya masih ingat, kucing-kucing yang selalu langganan dating ke rumah (dan saya anggap saya pelihara) berakhir di pasar atau di belakang rumah sakit. Tapi untuk Joni ini cukup berbeda. Sebetulnya Jonipun hampir bernasib sama. Tapi karena unsur kasihan bersama dan berjamaah jadinya dia jadi kucing keluarga kami.

Joni datang waktu dia masi sangat kecil dan mungkin baru berusia beberapa hari bersama ibu dan sodaranya (sodaranya sudah alm waktu mash kecil dan ibunya sudah berkelana lagi). Karena itu kami sekeluarga sepakat untuk men’sekolah’kan keluarga kecil itu nanti kalo sudah cukup besar. Tapi sejalan dengan waktu, akhirnya kami sekeluarga malah urung untuk membuangnya.

Kucing yang satu itu super manja terutama sama ibu saya. Waktu dia memecahkan kecap bumbu yang baru saja dibeli (bahkan segelnya belum terbuka), ibu saya malah lebih merisaukan kucing itu, waktu kakinya luka gara2 kena kawat, ibu saya dengan telaten merawatnya setiap hari. Bahkan kadang adik laki-laki saya bercanda menawarkan memasukkan Joni ke dalam KK.

Sebelumnya Joni juga cukup dekat dengan saya. Tempat favoritnya untuk tidur adalah pojokan kasur saya. Kadang juga dia naik ke paha saya untuk minta dimanja. Tapi semenjak saya hamil, joni menjadi larangan terbesar untuk saya. Apalagi saya ketika itu benar-benar merasa benci dengan Joni (mumpung karena bawaan bayi). Semua berbau Joni membuat saya merasa mual. Mulai bau pup-nya sampai bau makanannya. Itulah yang membuat saya menyesal.

Saya takut kalau janin dalam perut saya terganggu oleh penyakit yang mungkin saja ada pada kucing. Dan itu membuat saya menjadi sangat menjauhi Joni. Bahkan kadang mengelus saja saya takut. Saya pikir nanti ketika anak saya sudah lahir, saya bisa jadi teman terbaik untuk Joni lagi. Tapi semuanya terlambat menurut saya. Sekitar beberapa hari sejak Adara dating ke rumah, Joni tertabrak seorang cewe yang mengendarai motor (inilah penyebab saya sebel sekali sama cewek yang sok bisa mengendarai motor). Bahkan diakhir hayatnya dia sempat pulang ke rumah.

Sepupu saya mengatakan bahwa apabila kucing sudah menganggap pengasuhnya adalah keluarga yang dia sayang, maka sebelum mati dia akan pulang dulu ke rumah pengasuhnya. Kemudian pergi atau bersembunyi ketika kematiannya supaya pengasuhnya tidak tahu. Sebuah cara untuk berpamitan dan itu yang dilakukan Joni. Ibu saya berencana membawa Joni pergi ke dokter hewan ketika pulang dari bekerja, tapi semua terlambat. Joni sudah ditemukan tidak bernyawa bersembunyi di tumpukan sofa di kamarnya (sebenernya itu kamar untuk meletakkan sofa-sofa dan beberapa buku milik ibu saya yang akhirnya jadi kamar yang paling disukai Joni untuk tidur).

Saat ini Joni sudah terkubur di bawah ayunan di taman depan rumah ibu saya. Saya pikir itu tempat yang bagus. Joni dulu suka main di taman ketika kecil sampai besar. Awal-awalnya kami suka menangis atau kadang terpekur sedih kalau mengingat Joni. Mungkin itu juga kematian yang pertama kali adik saya lihat. Kadang kami juga masih suka membicarakannya. Tapi semua juga sudah terjadi. 3 bulan ini kami masih suka membicarakan Joni, tapi sudah tanpa air mata.

We always love you Jon….

BTW, teman saya menitipkan iklan untuk menjual kucing persianya. Jinak, dan umurnya sekitar 6 bulan (saya agak lupa). Bagi yang berminat silahkan menitip di komen bawah ini.

Iklan

Selalu Denganmu

Nemu tulisan ini pas lagi bersih-bersih email yang udah ribuan. ini tulisan buat blog yang lama tapi masi enak buat di share di blog yang ini. catetan aja, ini tulisan dibuat tahun 2007. Masa-masa saya masi pacaran sama suami. hehehehe… sooo… loooongg… timee…..

“Kebahagiaan perempuan adalah bersama orang yang dicintainya.”

Aku baru baca buku lagi…OK…OK!! Ngaku deh, bukan buku tapi komik! Segitunya kalo gak percaya. Balik lagi, komik yang aku baca itu kumpulan cerita sama beberapa essai. Waktu pertama kali pinjam aku ngerasa aneh banget sama komik ini. Isinya cinta-cintaan mulu. Iya…ngaku lagi deh…ku juga suka sama komik-komik serial cantik. Tapi sudah lama banget aku gak baca komik-komik serial cantik. Selain gara-gara gak sempat, cowokku juga gak suka komik serial cantik (ku kan tukang nebeng baca komik!). Alhasil kalo ada kesempatan minjem, aku lebih cenderung cari serial cantik.

Kata-kata di atas itu yang aku temuin di dalam komik yang aku pinjem. Menurut aku, itu mengena banget terutama buat aku sendiri. Yup, aku termasuk cewek yang suka sama EVENT, sedang cowok aku nggak. Disaat aku pengen ngerayain setiap tanggal yang menurut aku penting, dia lebih banyak ”berenang” sama pekerjaan dia (aku pake kata ”berenang” bukan ”tenggelam” soalnya cowok aku pinter renang!). Bukannya aku cemburu sama kerjaannya, tapi aku pengen banget punya lebih banyak waktu cuma buat kita berdua aja. Emang kedengerannya egois banget, tapi setiap cewek pasti juga pengen kan! Polling aseli dari tiap cewek yang punya cowok, dan dia bener-bener sayang banget sama cowokknya pasti pengen bisa lama-lamaan sama cowoknya. Cranberries aja ngomong ”you have to let it LINGER!”

Semua itu balik lagi sama kata-kata di awal tadi, tapi menurut aku kata-kata itu sedikit terlalu ”vulgar”. Kenyataannya saat ini Pengadilan Agama banyak banget terima order perceraian dan beberapa diantaranya justru diakibatkan masalah selain kebersamaan, uang misalnya. Contoh aja, dalam suatu keluarga si suami gak mau kerja, jadinya istri yang harus kerja banting tulang sementara si suami males-malesan. Akhirnya si istri minta cerai gara-gara gak kuat sama kelakuan suaminya. Padahal, jelas banget kalo si suami sama-sama istrinya terus (lha gak ngapa-ngapain!). Lha trus gimana dung? Ya gak gimana-gimana juga, pada akhirnya kalimat itu jangan dipisah-pisah. Terutama bagian ”bersama orang yang dicintainya”

Yeah, love is blind babe! Kalo sampai terjadi perpisahan berarti cinta diantara pasangan itu sudah menurun, bahkan nol ataupun negative. Sama seperti hokum Gossen yang membahas tingkat kepuasan seseorang. MU atau Marginal Utillity seseorang akan selalu turun bahkan menjadi nol ataupun negative. Sedangkan Total Utillity akan mengalami kenaikan dan pada suatu titik jenuh dimana MU sama dengan nol maka TU tidak mengalami perubahan, dan pada saat MU negative maka TU akan mengalami penurunan. Kalau dilihat lagi dari kasus tadi, pasangan itu sudah sulit menemukan “cinta” itu lagi. Di sini si suami bukan lagi menjadi ”orang yang dicintai”istrinya lagi.

Karena itu, untuk menunjang kebahagiaan dari kalimat di atas, dibutuhkan kata-kata terakhir, DICINTAI – cinta. It’s real, love will make you happy, make you complete. Contoh konkrit, cinta pada pasangan, cinta pada keluarga, atau yang paling utama cinta sama Allah SWT. Tuhkan bener, kalau cinta itu “make you complete!”

Dan emang bener, aku bahagia sama-sama orang yang aku cintai. Dan aku selalu berharap dia juga gitu. Aku cuma berharap dan berusaha supaya cinta aku sama dia seperti kurva penawaran. Slope positif, selalu naik, minimal dia bakalan tetap berbentuk garis horisontal, dan nggak pernah turun. Soalnya aku pengen banget ngerasain bahagia itu terus. He9

sekarang, saya sudah nikah en bahkan sudah beranak pinak tapi tetep ja harus LDR. hehehehe… maklum, Dara masi 2 bulan jadi lom bisa diajak ke kota kerja bapaknya. semoga aja secepatnya bisa kesana. yah, bedanya kalo dulu berat gara-gara kesepian, kalo sekarang sudah agak gak kerasa gara-gara ada bidadari kecil yang satu ini. malah bapaknya yang bingung mau pulang aja…hahai…

WELCOME (bukan keset)

Selamat datang di blog ini. Emang c sekarang masi belum diapa-apain, tapi blog ini bakal jadi tempat Rike a.k.a ibu-nya Dara a.k.a Re buat berkeluh kesah, share ato semuanya yang pengin diomongin.

Ada yang pernah masuk ke relemontea.blogspot.com ato relemontea.wordpress.com? ya itu blog Re juga. bedanya, yang ini blog Re waktu sudah nikah, kalo yang 2 itu waktu masi ababil. hehehehe… Tapi, formatnya tetep sama kok. Insya Allah, tetep ada komik Re Lemon Tea-nya, malah disini bakl ada poto-poto Re sama semua orang yang sempat kejepret bareng ato ada di koleksi album poto Re.

Harapannya c semoga semua yang baca blog ini bakal kehibur. Jadi, selamat menikmati.