Ketika Si Kecil Sakit

Banyak yang bilang, sebagai seorang newborn mother itu sedikit berat. Terutama dibagian begadangnya. Tapi, sebagai seorang newborn Momma, saya menemukan lagi hal yang lebih berat daripada begadang. Waktu anak tiba-tiba sakit. Secara, untuk begadang saya cukup terlatih. Paling tidak, masa-masa menyelesaikan skripsi sudah melatih saya untuk menjadi kelelawar. Tapi, kalau menghadapi anak sakit, bisa kuadrat-kuadrat paniknya.

Alkisah, Adara sayang yang usianya baru aja 2 bulan, sudah hampir sebulan ini mengalami yang namanya sulit BAB. Kalau BAB pasti ngedennya lama banget dan anaknya kelihatan kesakitan. Setelah browsing internet dan tanya sana-sini, hal itu katanya biasa dialami bayi. Toh, penampakan BAB-nya warnanya kuning bagus. Tapi beberapa minggu ini, si cantik semakin meningkat intensitas ‘ngeden’nya. Bahkan kadang dia sampai teriak gara-gara nggak kuat. Akhirnya, berangkatlah bapak ibu dan anak ini ke dokter anak.

Begitu diperiksa dokter langsung nanya apa ibunya mengkonsumsi jamu-jamuan. Gerak perilstatik di perut Adara dibilag nggak normal dan biasanya terjadi kalau Ibu-nya minum jamu-jamuan. Secara Dara ini ASI eklusif, jadi apa yang dimakan ibunya bakal pengaruh sama anaknya. Lha dari riwayat saya jadi manusia, saya bukan penghobi jamu. Jamu favorit saya beras kencur sama kunir asem. Itu aja sudah lama gak pernah minum lagi. Pemeriksaan hari itu berakhir dengan resep puyer yang gak ditebus sampai sekarang.

Eyang putri dari si bidadari kecil langsung menyarankan untuk ke dokter spesialis anak lain buat cari second opinion. Sampai mengantarkan juga ke dalam ruang periksa dokternya. Dokter yang kedua ini jauh lebih nyentrik. Orangnya sudah sepuh, sedikit gendut sama beralis tebal yang warnanya sudah mirip dengan rambutnya, bersembur putih a.k.a ubanan. Pengalaman masuk ke ruang periksa biasanya ditanyakan dulu apa keluhannya, tapi dokter yang satu ini sama sekali gak Tanya apa-apa. Begitu perawat selesai membuka baju Dara, dokter ini langsung nempel-nempelin stetoskopnya ke badan kecil Adara. Pakai acara dimiring-miringin segala yang bikini bunya ketir-ketir (siapa ibu yang gak ketir-ketir kalo anaknya diulet-ulet kayak gitu). Dan pertanyaan sama juga terluncur dari dokter ini. Apa ibunya minum jamu?

Semua jamu disebutin sama pak dokter yang satu ini. Sampai-sampai jenis jamu pelancar ASI juga, walaupun sudah dalam bentuk tablet. Dan jatuhnya, sama Minyak ikan Kod. Lansung disuruh stop! Begitu juga sama sari kurma. Dokter yang satu ini gak banyak omong begitu didebat, dia Cuma bilang, ya gak papa kalo mau anaknya masuk rumah sakit (yang langsung bikin saya sama eyang putri si kecil klakep diem).

Dan resep puyer-pun kali ini didapat lagi. Malah ada 2 macem lagi. Sekarang malah ada antibiotik sama obat untuk mencret. Memang antibiotik asal sesuai kebutuhan dengan indikasi yang tepat bisa diberikan agar kondisi bayi tidak bertambah parah. Tapi, bayi sekecil ini sudah minum antibiotik. Mak-nya ya rada ketar-ketir juga.

Pernah baca kalau antibiotik gak semuanya cukup aman diberikan untuk bayi. Jenis siprofloksasin misalnya, katanya bisa mempengaruhi pertumbuhan. Walaupun gak tau gimana mempengaruhinya, tapi tetep aja sebagai orang awam ngerasa ngeri juga.

Singkat kata Adara minum juga semua obat ini. Dan ngasih minum obatnya juga susaaahhh banget. Terutama yang antibiotic itu. Pasti rasanya paiiiiittt banget. Si kecil sampai kadang mau muntah gara-gara nggak kuat rasanya. Pertama kali ngasi obat, langsung nangis emak-nya gara-gara gak tega liatnya (dan si kecil tidur pules). Tapi semuanya sedikit terbayar, si kecil Adara sekarang sudah gak ngerasa kesakitan lagi waktu BAB. Lancar juga walau agak ngeden, tapi enggak sekeras biasanya. Waktu tidurnya juga sudah kembali normal kayak kebiasaannya dulu. Semoga sembuh terus ya nak…

Jadi para Mommy-Mommy sekalian, pelajaran yang bisa dipetik dari pengalaman yang satu ini adalah

1. Jangan pernah makan atau minum yang aneh-aneh kalau sedang menyusui! (ini kata pak dokter beralis tebal)

2. Perhatikan sekecil apapun perubahan pada si kecil.

3. Jangan ragu-ragu kalau meminumkan obat pada si kecil! Semakin lama semakin pait tauk! (yang terakhir ini sangat harus diperhatikan terutama untuk saia!)

About Rike Puspitasari Swasono

cewek yang cuma satu-satunya di dunia ini (berhubung ga ada kembarannya!). yang jelas suka banget nulis segala sesatu yang buatnya menarik(biar orang lain nganggep gak!).

Posted on 7 November 2011, in Just Share, Mom Must Know. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: